Coding Camp 2026 · DBS Foundation · CC26-PSU126

Tentang BurnoutGuard

BurnoutGuard adalah sistem deteksi dini risiko burnout berbasis AI yang membantu mahasiswa mengenali tanda-tanda kelelahan mental sejak awal sebelum berdampak lebih jauh pada aktivitas sehari-hari.

Tema Capstone:Healthy Lives & Well-being
Latar Belakang

Mengapa burnout mahasiswa penting?

30%

masyarakat Indonesia diperkirakan mengalami penyakit mental

Menkes Budi Gunadi Sadikin

15,5 juta

remaja usia 15–24 tahun mengalami gangguan kecemasan & depresi

Data nasional

9%

yang mendapat akses layanan psikolog profesional

Data nasional

Krisis kesehatan mental di kalangan mahasiswa Indonesia telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, namun sebagian besar kasus tidak terdeteksi secara dini karena minimnya kesadaran dan akses layanan. Survei di UNESA terhadap 1.219 mahasiswa menemukan 21,9% berada dalam kelompok risiko tinggi kesehatan mental. Rasio psikolog di Indonesia baru mencapai 1:200.000 penduduk — jauh dari standar WHO 1:30.000.

BurnoutGuard hadir sebagai lapisan pertama (first layer of defense) yang mendorong mahasiswa mengambil langkah awal sebelum kondisinya memburuk, dengan memanfaatkan data gaya hidup sehari-hari yang mudah diisi — jam tidur, screen time, jam belajar, tingkat kecemasan dan lainnya.

Fitur Utama

Apa saja yang dapat dilakukan BurnoutGuard?

Input Form Gaya Hidup

Pengguna dapat mengisi data harian seperti jam tidur, screen time, jam belajar, tingkat kecemasan dan lainnya.

Prediksi AI Akurat

Model Deep Learning berbasis TensorFlow yang mengelompokkan risiko burnout ke tiga level: Rendah, Sedang, dan Tinggi — dengan target akurasi minimal 85%.

Rekomendasi Actionable

Sistem memberikan saran konkret seperti "kurangi screen time 30 menit sebelum tidur" atau "tingkatkan waktu tidur", bukan hanya angka.

Dashboard & Visualisasi

Grafik kondisi pengguna berupa bar chart, heatmap, tren risiko, dan distribusi probabilitas untuk memahami pola burnout dari waktu ke waktu.

Privasi & Keamanan

Data pengguna dikelola dengan aman. Tidak ada data yang dijual atau dibagikan ke pihak ketiga.

Dibangun untuk Mahasiswa

Dirancang khusus untuk mahasiswa Indonesia yang menghadapi tekanan akademik, sosial, dan gaya hidup digital sehari-hari.

Tim Pengembang

6 orang, 3 keahlian, satu tujuan

BurnoutGuard dikembangkan oleh tim yang terdiri dari anggota dengan keahlian di bidang AI Engineering, Data Science, dan Full-Stack Web Development.

AM

Andi Muh. Daffa Dermawan

Full-Stack Web Developer
CFCC208D6Y1547
AF

Ahmad Farel Algifhari

AI Engineer
CACC208D6Y1660
ID

Imam Dza Qhoir

Data Science
CDCC208D6Y0375
MF

Muhammad Fadhil Mulyadi

AI Engineer
CACC208D6Y0537
NF

Nur Fadhilah Amaliah

Full-Stack Web Developer
CFCC438D6X2443
NF

Nurul Fakhira Amanah M. Adil

Data Science
CDC208D6X1265